Ayat Ayat Cinta


Ayat Ayat Cinta (Soft Cover)
oleh: Habiburrahman El Shirazy
Penerbit: Republika
Edisi: Soft Cover
ISBN: 9793604026
Bahasa: Indonesia
Halaman: 420
Ukuran: 13 x 20 cm

Sinopsis Buku:

"Penulis novel ini berhasil menggambarkan latar (setting) sosial-budaya Timur Tengah dengan sangat hidup tanpa harus memakai istilah-istilah Arab. Bahasanya yang mengalir, karakterisasi tokoh-tokohnya yang begitu kuat, dan gambaran latarnya yang begitu hidup, membuat kisah dalam novel ini terasa benar-benar terjadi. Ini contoh novel karya penulis muda yang sangat bagus!"

AHMADUN YOSI HERFANDA
Sastrawan dan Redaktur Budaya Republika

"Jarang ada buku seperti ini. Saya tidak yakin akan ada novel serupa dari penulis muda Indonesia lainnya saat ini bahkan mungkin hingga beberapa puluh tahun ke depan. Begitu menyentuh. Begitu dalam. Dan begitu dewasa!"

MOHAMMAD FAUZIL ADHIM
Psikolog dan Penulis Buku-buku Best Seller

"Jika Naguib Mahfuz menulis Mesir dari pandangan orang Mesir, maka Mesir kali ini ditulis dalam pandangan orang Indonesia. Novel ini ditulis oleh orang Indonesia yang paham betul seluk-beluk negeri itu, hingga ke detail-detail yang paling kecil. Ia hidup, berbaur dan berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari lalu menyerap spirit dan pengetahuan darinya, dan dituangkan dengan sepenuh hati dalam bentuk novel kaya. Ditulis dengan bahasa yang lancar, dengan tokoh-tokoh yang 'hidup' dan berkelebatan dalam berbagai karakter. Membaca novel ini seperti membuka cermin cakrawala yang terbuka..."

JONI ARIADINATA
Cerpenis, Redaktur Jurnal Cerpen Indonesia

"Novel yang tidak klise dan tak terduga pada setiap babnya. Habiburrahman El Shirazy dengan sangat meyakinkan mengajak kita menyelusuri lekuk Mesir yang eksotis itu, tanpa lelah. Tak sampai di situ, Ayat Ayat Cinta mengajak kita untuk lebih jernih, lebih cerdas dalam memahami cakrawala keislaman, kehidupan dan juga cinta."

HELVY TIANA ROSA
Ketua Umum Forum Lingkar Pena

"Membaca Ayat Ayat Cinta ini membuat angan kita melayang-layang ke negeri seribu menara dan merasakan 'pelangi' akhlak yang menghiasi pesona-pesonanya. Sungguh sebuah cerita yang layak dibaca dan disosialisasikan pada para pemburu bacaan popular yang sudah tidak mengindahkan akhlak sebagai menu utamanya, agar dunia bacaan kita terhiasi karya-karya yang 'membangun'."

RATIH SANGARWATI
Artis dan Peragawati

"Membaca novel ini, nutrisi cinta seakan mengalir memenuhi jiwa. Dan pikiran kiat terpenuhi oleh berbagai pengetahuan dan wawasan. Inilah karya fiksi yang tidak 'mengelabui'. Bagus sekali."

ANNA R. NAWANING
Cerpenis dan Penulis Sastra Islami

"Sangat romantis dan humanis! Novel ini saya rasakan begitu kuat dalam ajaran, perasaan, dan penokohannya. Luar biasa, hati saya gerimis selesai membacanya!"

HAMIZAR "BAZARVIO" RIDWAN
Sastrawan dan Wartawan Pontianak Post




Resensi Buku:

Cinta yang Religius
oleh: Bustanul Arifin

Kekuatan suatu novel memang tidak selalu bertumpu pada ide dan kemampuan mengalirkan cerita. Menurut saya, ide dari novel ini mungkin akan banyak ditemukan dalam roman-roman cinta biasa, namun kekuatannya memang bukan disitu. Bingkai Islam yang membungkusnya memang sedemikian kuat dan rinci, sehingga tidak mungkin kita abaikan sebagai nilai plus dari novel ini. Kehadiran Islam yang bersahaja, dalam, dan tidak angkuh meresapi setiap sudut novel ini. Kelemahan dalam mengalirkan cerita yang kadang gagap, dapat sedikit termaklumi dengan nilai-nilai Islam yang menyebar hampir di keseluruhan cerita. Sehingga saya lebih suka menyebutnya sebagai novel yang bercerita tentang cinta yang religius. Tapi setelah saya baca dan bandingkan dengan beberapa karya Kang Abik yang lain, kok ya memang baru novel ini yang punya ramuan rancak antara cinta dan nilai religi (Islam) tanpa kesan (terlalu) menggurui. Yang lainnya? Silakan baca sendiri lah....

Novel Sarat Nilai2 Islam
oleh: Fitri Fardhiyah
Novel yang idealis tapi bagus bangets...

Good but not very good
oleh: Amang Suramang
Drama selalu lahir dari tragedi, kadang-kadang orang lupa akan hal itu. Dan untuk itu, rupanya Ayat-Ayat Cinta hadir dalam kerangka drama yang lahir dari tragedi percintaan dalam konteks cinta yang Islami, baik setting maupun paradigma di dalamnya. Segi drama dan tragedi inilah yang menurut saya agak lemah, mengutip seorang teman di Goodreads.com, Nanto, "mirip telenovela-lah". Lemah karena tragedi yang lahir jauh dari genggaman keseharian orang. Tentu saja ada kejadian orang jatuh cinta dan patah hati, tapi dicintai oleh semua kaum hawa karena Fahri begitu sempurna... o tolong... bukankah yang sempurna hanyalah Allah semata? Oke, saya harus fair dalam menilai. Bila tadi itu merupakan kelemahan AAC, adapun kelebihannya adalah: detil dan kejelian penulis. Detil akan setting Mesir, teks dan konteks berpautan, dan kejelian penulis menemukan kepada siapa novel ini hendak ditujukan, yang terutama untuk para pembaca muslimin & muslimah. Dalam hal ini saya salut dan bangga.

Novel yang menyentuh hati
oleh: Ruvi

Setelah membaca novel ini menyentuh hati!!! Butuh keikhlasan untuk merelakan hati dengan membagi cinta. Begitulah Ayat-ayat Cinta sesuai judul novelnya

Sensasional!
oleh: irma dewi
Setiap pagi pukul 6.00 tepat saya dan rombongan teman-teman kantor berkumpul di sekitar Tugu Kujang untuk menunggu bis jemputan. Seorang teman baik berlangganan koran Republika pada seorang anak penjual koran dilampu merah Tol depan Terminal. Setiap pagi saya membaca paragraf-paragraf Ayat-Ayat Cinta dengan penuh rasa kagum yang kian bertambah setiap harinya. Karakter utama Fahri mengajarkan agar setiap orang dapat menggambarkan mimpi-mimpi dan cita-cita pada tingkatannya yang tertinggi yaitu kecintaan kepada Allah SWT, prinsip hidup dengan syariah Islam serta kekuatan karakter pribadi untuk menjalankan setiap ajaran Islam begitu kental dalam kehidupan sehari-hari karakter ini. Namun, seiring tujuan suci beribadah untuk kehidupan akhirat novel ini bercerita juga bahwa tidak ada salahnya berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai cita-cita didunia. Fahri mencontohkan dengan membuat rancangan hidup harian, mingguan, bulanan dan tahunan sampai dengan 10 tahun kedepan. Sungguh brilian. Semua orang seakan mendapat ajaran Islam tanpa sadar dan jelas seperti novel Islam lain. Nilai-nilai kehidupan yang berpegang teguh pada Islam sangatlah mungkin diaplikasikan di zaman modern sekarang ini. Menegaskan bahwa Islam adalah rahmat bagi seluruh alam. Selain misinya untuk dakwah Islam, novel ini menceritakan romantisme antara 3 orang wanita yang diam-diam jatuh cinta pada tokoh utama. Rasa cinta kepada lain jenis ini diceritakan begitu halus dan indah karena cara yang dilalui untuk mendapatkan pendamping hidup adalah dengan cara yg diridhai Alllah SWT. Novel yang inspiratif, romantis, detail dan mencerminkan nilai persahabatan yg kental. Tak salah jika ini disebut sebagai novel pembangun jiwa.



0 comments:

Poskan Komentar